Kalselupdate.my.id, Balangan – Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H. bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Balangan melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas Polri sekaligus tes urine terhadap personel Polres Balangan yang memegang senjata api dinas.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api dinas oleh anggota Polri, sekaligus untuk memastikan para pemegang senpi tetap mematuhi aturan dan kode etik kepolisian.

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi menjelaskan bahwa pemeriksaan senjata api dinas dilakukan untuk menginventarisasi jumlah senjata yang digunakan oleh personel, memastikan kondisi senjata tetap layak pakai, serta mengecek kelengkapan administrasi seperti Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA).

“Pemeriksaan meliputi kebersihan senjata, jumlah peluru, kondisi senpi apakah masih layak digunakan, serta kelengkapan surat izin pemegang senjata api dinas,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga memerintahkan Kasi Propam Polres Balangan untuk melakukan tes urine kepada seluruh personel yang memegang senjata api dinas. Hal ini bertujuan memastikan tidak ada anggota yang menyalahgunakan narkotika ataupun melakukan pelanggaran kode etik kepolisian.

Adapun jumlah senjata api yang diperiksa pada kegiatan tersebut meliputi 18 pucuk senjata api laras panjang yang berada di Polsek jajaran, 6 pucuk senjata api laras panjang di penjagaan, serta 29 pucuk senjata api jenis HS yang digunakan oleh personel.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh senjata api dinyatakan dalam kondisi lengkap dan berfungsi dengan baik.

Setelah pemeriksaan senjata api, sebanyak 29 personel pemegang senpi dinas juga menjalani tes urine. Hasilnya, seluruh personel dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Balangan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pengawasan sekaligus evaluasi terhadap penggunaan senjata api dinas oleh anggota Polri.

“Hari ini kami melaksanakan pemeriksaan senjata api dinas yang digunakan personel dalam pelaksanaan tugas. Hal ini juga menjadi atensi bagi jajaran kepolisian setelah adanya kejadian anggota Polri yang melakukan penembakan terhadap anak kecil di Makassar hingga menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan ini mencakup seluruh senjata api dinas, baik yang digunakan secara perorangan maupun yang dipinjam pakaikan di penjagaan serta di Polsek jajaran Polres Balangan.

Kapolres juga menegaskan kepada seluruh personel agar berhati-hati dan tidak sembarangan dalam menggunakan senjata api dinas.

“Saya tegaskan kepada seluruh personel agar sangat berhati-hati dalam penggunaan senjata api dinas. Tidak ada yang main-main dalam penggunaannya. Gunakan sesuai prosedur dan jangan sampai terjadi penembakan sembarangan yang dapat menimbulkan korban,” tegasnya.

Ke depan, para pemegang senjata api dinas juga akan diikutsertakan dalam latihan menembak secara berkala guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam menggunakan senjata api.

( Humas Polres Balangan )

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.